Akhirnya malam ini (23/5), Pemerintah menaikkan harga BBM 28.7%. DPR diam, hanya segelintir yang menentang.

Komentar: Pemerintah tidak mendengar jeritan rakyat. Janji dilanggar. Tidak punya nurani. Pemerintah hanya mendengar arahan IMF untuk cabut ’subsidi’. Makin jelas kebangkitan yang dielu-elukan telah salah arah. Mereka pelayan asing, bukan pelayan rakyat. Padahal dalam Islam semestinya Pemerintah menjadi pelindung, benteng dan penggembala bagi rakyat.