<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Majelis Ta&#039;lim Al-marjan FPIK IPB</title>
	<atom:link href="http://almarjan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://almarjan.wordpress.com</link>
	<description>(Al Marjan Islamic Studies Community)</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Nov 2009 00:55:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='almarjan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/dcec48619b8b4b07a87d690c6b266987?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Majelis Ta&#039;lim Al-marjan FPIK IPB</title>
		<link>http://almarjan.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>KRISIS LISTRIK, HANYA BISA DISELESAIKAN DENGAN SOLUSI SYARIAH</title>
		<link>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/18/krisis-listrik-hanya-bisa-diselesaikan-dengan-solusi-syariah/</link>
		<comments>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/18/krisis-listrik-hanya-bisa-diselesaikan-dengan-solusi-syariah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 00:53:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Perdana G</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buletin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://almarjan.wordpress.com/?p=717</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lebih dari satu bulan ini wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), juga beberapa daerah di Jawa Barat, mengalami pemadaman listrik secara bergilir dari PLN. Pemadaman listrik juga terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Timur, termasuk di Luar Jawa.
Di Jawa Timur, misalnya di kawasan Malang Raya (Kabupaten dan Kota Malang serta Kota [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=717&subd=almarjan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://fadhlyoke.files.wordpress.com/2008/10/listrik_mati_500.jpg?w=500&#038;h=315" alt="" width="500" height="315" />Sudah lebih dari satu bulan ini wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), juga beberapa daerah di Jawa Barat, mengalami pemadaman listrik secara bergilir dari PLN. Pemadaman listrik juga terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Timur, termasuk di Luar Jawa.</p>
<p style="text-align:justify;">Di Jawa Timur, misalnya di kawasan Malang Raya (Kabupaten dan Kota Malang serta Kota Batu), pemadaman listrik juga terjadi. Hingga kini pemadaman terus dilakukan karena adanya permintaan pelepasan daya dari Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (P3B) Jawa-Bali Regional Jatim.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut kabar yang beredar, pemadaman listrik bergilir ini baru akan berakhir akhir Desember 2009. Tentu pemadaman listrik bergilir ini sangat menganggu aktivitas masyarakat, selain menimbulkan kerugian, terutama yang dialami industri, yang ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Alasan PLN/Pemerintah</strong></p>
<p style="text-align:justify;">PLN menyatakan bahwa pemadaman terus terjadi akibat pembangunan sistem ketenagalistrikan di Indonesia terkendala sejumlah hambatan teknis dan finansial. “Karena kemampuan dana internal PLN sangat rendah dan juga konsekuensi kebijakan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang tidak mengalami kenaikan sejak tahun 2003,” tutur Direktur Utama PLN, Fachmi Mochtar, saat Rapat Dengan Pendapat dengan Komisi VII DPR (<em>Republika</em>, 17/11/2009).<span id="more-717"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kesempatan itu, Dirut PLN Fahmi Mochtar mengatakan, pihaknya telah menyiapkan program penanganan pemadaman listrik baik dalam jangka pendek, menengah maupun panjang. Dalam jangka pendek, yakni tiga bulan ke depan, misalnya, PLN telah dan akan melakukan pengunduran jadwal pemeliharaan, penyewaan generator, pengaturan jaringan, imbauan penghematan, dan pembelian daya listrik swasta. &#8220;Program jangka menengah dalam periode hingga dua tahun adalah perbaikan trafo, relokasi trafo dan menyewa pembangkit,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Adapun program jangka panjang adalah menambah daya pembangkit dan kapasitas jaringan transmisi melalui proyek 10.000 MW dan proyek pengembang listrik swasta (<em>independent power producer/IPP</em>). Namun demikian, PT PLN (Persero) mengaku tidak dapat melaksanakan investasi sesuai dengan Rancangan Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang sudah ditetapkan Pemerintah. &#8220;Kami tidak sanggup melaksanakan investasi sesuai RUPTL jika alokasi dananya berasal dari internal PLN,&#8221; ujar Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Rudiantara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/11).</p>
<p style="text-align:justify;">Rudi menambahkan, berdasarkan prospektus investasi PLN mulai tahun 2009 hingga 2013 sebesar Rp 213 triliun. Padahal, dari rencana investasi sektor listrik pada tahun 2010 sebesar Rp 60 triliun, PLN baru mendapatkan pendanaan dari SLA (pinjaman luar negeri Pemerintah) sekitar Rp 7,6 triliun, APBN Rp 3 triliun dan EBITDA PLN tahun depan yang diperkirakan sebesar Rp 15 triliun hingga Rp 16 triliun. &#8220;Tapi dari seluruh EBITDA itu, setengahnya untuk membayar hutang, yang <em>free</em> cuma setengahnya, sisanya masih kita cari,&#8221; paparnya (<em>Detik.com</em>, 16/11/2009).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mengurai Benang Kusut Krisis Listrik</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pemadaman listrik yang kerap terjadi adalah bagian dari krisis listrik yang selama ini dialami Indonesia. Sebabnya, paling tidak, ada tiga. <em>Pertama</em>: faktor teknis. Secara teknis saat ini memang terjadi kerusakan yang menimpa sejumlah gardu induk PLN, seperti di kawasan Jakarta Timur karena terbakar pada tanggal 29 September 2009; juga terbakarnya sebuah trafo yang dimiliki Gardu Induk Tegangan Tinggi Cawang; kerusakan trafo di Gardu Induk Listrik Gandul dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTU) Muara Karang; terganggunya PLTP Gunung Salak Unit 2 Unit dan lepas dari sistem; terganggunya trafo GITET 500 KV Bandung Selatan. Kerusakan juga terjadi di Pembangkit Lisrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Tanjung Priok, Jakarta, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang, Jawa Barat serta PLTU Tambak Lorok di Semarang, PLTG Sragen (<em>Mediaindonesia.com</em>, 11/11).</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Kedua</em>: faktor finansial. Faktor teknis di atas tentu tidak lepas dari faktor finansial. Faktor ini juga diakui PLN. Di sisi transmisi, misalnya, banyak jaringan dan alat-alat PLN yang sudah tua karena tiadanya biaya investasi sehingga harus dilakukan <em>overhaul</em> yang akhirnya merugikan masyarakat banyak dengan pemadaman listrik tersebut. Teknologi listrik termasuk teknologi tinggi. Banyak alat-alat yang masih harus diimpor dan harganya mahal. Padahal APBN terbatas.</p>
<p style="text-align:justify;">Akibatnya, kenaikan Tarif Dasar Listrik secara periodik (rutin) menjadi pilihan. Kenaikan ini sudah berlangsung berkali-kali sejak zaman Soeharto hingga masa SBY. Saat ini pun Pemerintah telah memastikan akan menaikkan kembali Tarif Dasar Listrik (TDL) untuk yang ke sekian kalinya pada tahun 2010. Hal itu ditegaskan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Darwin Saleh, Senin (09/11) (<em>Kontan.co.id</em>, 9/11).</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih dari itu, karena keterbatasan PLN untuk memasok ketersedian listrik, Pemerintah mengundang swasta untuk ikut membangun fasilitas pembangkit dan transmisi. Swasta menjawab undangan ini dengan meminta kontrak karya (keharusan PLN membeli listrik mereka, tentu dengan harga lebih mahal). Ini pun sudah berlangsung lama. Akibatnya, dalam perkembangan selanjutnya, PLN tidak lagi menjadi pemain tunggal dalam kelistrikan. Apalagi UU Listrik yang disahkan baru-baru ini memberikan peluang lebih lebar lagi kepada pihak swasta/asing untuk bersaing dengan PLN dalam penyediaan listrik, termasuk dalam proyek penyediaan listrik 10.000 MW. Konsekuensinya, listrik benar-benar menjadi barang ekonomi. Apalagi Pemerintah akan terus mengurangi subsidi bagi PLN.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ketiga</em>: Faktor politik/kebijakan. Pemerintah saat ini tampak bergerak ke arah liberalisasi ekonomi, termasuk di sektor energi, khususnya kelistrikan. Celakanya, liberalisasi ekonomi ini disinyalir merupakan desakan pihak asing, baik negara-negara asing (khususnya AS) maupun lembaga-lembaga asing seperti Bank Dunia dan IMF. Kedua lembaga ini, misalnya, selalu mempromosikan (baca: mendesakkan) liberalisasi sektor listrik kepada Pemerintah.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain liberalisasi listrik yang saat ini sudah mendapatkan payung hukum melalui UU Kelistrikan yang baru disahkan, liberalisasi sektor energi malah telah lebih dulu dilakukan, yang juga sudah dipayungi oleh antara lain UU Migas. Menurut pengamat ekonomi Dr. Hendri Saparini, 90 persen energi negeri ini sudah dikuasai oleh pihak asing. Akibatnya, sumber energi (khususnya minyak dan gas) menjadi sangat mahal, dan PLN jelas kena dampaknya. Pasalnya, biaya pemakaian BBM untuk pembangkit-pembangkit PLN mencapai Rp 28,4 triliun pertahunnya, atau hampir seperempat dari seluruh biaya operasional PLN setiap tahunnya. Besarnya beban biaya operasional PLN ini lebih karena kebijakan ekonomi Pemerintah yang memaksa PLN membeli sumber energinya (BBM, gas, batubara) dengan harga yang dikehendaki oleh perusahan-perusahaan asing ini, yang memang memegang kendali dalam industri minyak, gas dan batubara. Di sisi lain, lebih dari 70 persen batubara dan lebih dari 55 persen gas diekspor ke luar negeri, bukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk PLN.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Solusi Syariah Mengatasi Krisis Listrik</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Energi, termasuk listrik, merupakan bagian dari kepemilikan umum berdasarkan hadis Nabi saw.:</p>
<blockquote><p>«اَلْمُسْلِمُوْنَ شُرَكَاءٌ فِي ثَلاَثٍ: فِي الْكَلأَِ وَالْمَاءِ وِ النَّارِ»</p>
<p><em>Manusia bersekutu (memiliki hak yang sama) dalam tiga hal: padang gembalaan, air dan api </em><strong>(HR Ibn Majah).</strong></p></blockquote>
<p style="text-align:justify;">Syariah Islam telah menetapkan negara (Khilafah) sebagai wakil umat untuk mengatur produksi dan distribusi energi (termasuk listrik) tersebut untuk kepentingan rakyat. Negara tidak boleh mengeruk keuntungan dari kepemilikan umum ini. Negara hanya boleh memungut tarif sebagai kompensasi biaya produksi dan distribusi barang-barang tersebut (lihat: Abdurrahman al-Maliki, <em>As-Siyâsah al-Iqtishâdiyah al-Mutslâ</em>). Negara pun tidak boleh memadamkan listrik seenaknya tanpa banyak pertimbangan sebelumnya yang sangat merugikan rakyat. Negara juga haram menyerahkan kepemilikan umum ataupun penguasaannya kepada pihak swasta/asing berdasarkan hadis di atas.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena itu, solusi syariah untuk mengatasi krisis listrik saat ini dapat dilakukan cara menghentikan liberalisasi energi, termasuk listrik, dan mengembalikan seluruhnya ke tangan negara sebagai pengelola utama.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Kedua</em>, listrik harus dikelolah oleh sebuah badan milik negara yang statusnya adalah institusi pelayanan, dan bukan dijadikan sebagai institusi bisnis. Konsekuensinya, badan milik negara yang mengelola listrik ini memang harus terus disubsidi oleh negara. Pertanyaannya: dari mana negara bisa mendanainya? Jawabannya mudah. Sebagaimana kita ketahui, kekayaan alam Indonesia sangat melimpah-ruah. Menurut catatan <em>Waspada</em> (12/11/2005), misalnya, Indonesia memiliki 60 ladang minyak (basins), 38 di antaranya telah dieksplorasi, dengan cadangan sekitar 77 miliar barel minyak dan 332 triliun kaki kubik (TCF) gas. Kapasitas produksinya hingga tahun 2000 baru sekitar 0.48 miliar barel minyak dan 2.26 triliun TCF. Ini menunjukkan bahwa volume dan kapasitas BBM sebenarnya cukup besar dan jelas sangat mampu mencukupi kebutuhan rakyat di dalam negeri, termasuk PLN.</p>
<p style="text-align:justify;">Itu baru sektor migas, belum sektor energi yang lain; juga belum termasuk dari sektor pertambangan (emas, perak, tembaga, nikel, besi, dll), kekayaan hutan, laut, dll. Sayangnya, selama ini semua kekayaan alam Indonesia itu sebagian besarnya malah masuk ke kantong swasta dan asing. Di bidang pertambangan, di Bumi Papua saja, misalnya, Indonesia memiliki cadangan sekitar 72 juta ton emas. Sayangnya, tambang emas itu dikuasai PT Freeport sejak puluhan tahun lalu. Menurut Econit, royalti yang diberikan Freeport ke Pemerintah hanya 1-3.5 persen sehingga penerimaan Pemerintah dari pajak, royalti dan dividen FI hanya 479 juta dolar AS (<em>SWA</em>, 1997). Jumlah itu tentu masih sangat jauh dibandingkan dengan pendapatan yang diperoleh Freeport sekitar 1.5 miliar dolar AS (tahun 1996) (<em>Gatra</em>, 10/1998).</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita ‘berandai-andai’, andai semua itu dikelola oleh Pemerintah secara langsung, dan tidak diserahkan kepada pihak asing, kita bisa membayangkan, berapa ratus triliun pertahun pemasukan yang bakal didapat Pemerintah. Andai itu terbukti, sebetulnya tidak ada alasan bagi Pemerintah untuk tidak mensubsidi PLN, yang ujung-ujungnya adalah untuk kepentingan rakyat juga.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Wahai kaum Muslim:</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sadarilah bahwa krisis listrik saat ini adalah akibat liberalisasi ekonomi, termasuk liberalisasi energi, antara lain listrik. Liberalisi adalah bagian dari agenda Kapitalisme-sekular yang telah lama bercokol di negeri ini. Karena itu, yakinlah bahwa selama Kapitalisme-sekular ini tetap bercokol di negeri ini, kita tidak akan pernah bisa keluar dari berbagai macam krisis, termasuk krisis listrik, karena memang Kapitalisme-sekular itulah sumber krisis.</p>
<p style="text-align:justify;">Saatnya kita membuang Kapitalisme-sekular, kemudian menggantinya dengan sistem Islam, dengan cara menerapkan syariah Islam secara total dalam negara, dalam institusi Khilafah. Marilah kita sambut seruan Allah SWT:</p>
<blockquote><p>]يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ [</p>
<p><em>Wahai orang-orang beriman, sambutlah seruan Allah dan seruan Rasul jika Rasul menyeru kalian pada sesuatu yang menghidupkan kalian </em><strong>(QS al-Anfal [8]: 24). </strong></p></blockquote>
<p style="text-align:justify;"><em>Wallâhu a’lam. </em><strong>[]</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumber: buletin Al-Islam edisi 481<br />
</strong></p>
Posted in Buletin  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/almarjan.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/almarjan.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/almarjan.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/almarjan.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/almarjan.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/almarjan.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/almarjan.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/almarjan.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/almarjan.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/almarjan.wordpress.com/717/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=717&subd=almarjan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/18/krisis-listrik-hanya-bisa-diselesaikan-dengan-solusi-syariah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ce9a703a15feb3d8fb8d5a93e3a5c5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Andi Perdana G</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://fadhlyoke.files.wordpress.com/2008/10/listrik_mati_500.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>2012 Kiamat: Nggak Penting Banget Sih!</title>
		<link>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/17/2012-kiamat-nggak-penting-banget-sih/</link>
		<comments>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/17/2012-kiamat-nggak-penting-banget-sih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 11:01:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Perdana G</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://almarjan.wordpress.com/?p=714</guid>
		<description><![CDATA[
Bener-bener susah berhadapan dengan bangsa ultra-latah dan super-klenik, semua yang berbau klenik laku bak kacang goreng di pasaran. Mulai dari setan yang paling banyak variannya (tante kunti, om pocong, suster ngesot, jenglot, gendruwo, buto ijo, wewe gombel, sampe hantu jeruk purut). sms-an reg_RAMAL, reg_MAMAH, reg_BODOH, reg_SORO dan lainnya bagaikan jamur di muslim hujan. Bahkan pemahaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=714&subd=almarjan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs001.snc3/10839_1294506765396_1312117588_30868130_6196468_a.jpg" alt="" width="180" height="256" />Bener-bener susah berhadapan dengan bangsa ultra-latah dan super-klenik, semua yang berbau klenik laku bak kacang goreng di pasaran. Mulai dari setan yang paling banyak variannya (tante kunti, om pocong, suster ngesot, jenglot, gendruwo, buto ijo, wewe gombel, sampe hantu jeruk purut). sms-an reg_RAMAL, reg_MAMAH, reg_BODOH, reg_SORO dan lainnya bagaikan jamur di muslim hujan. Bahkan pemahaman agama pun di-klenikisasi sehingga agama yang laku adalah agama yang berbau klenik, yang kyainya punya karomah bagi badan jadi dua satu di makkah satu di desa katanya, yang ustadznya punya wiri dan manjur mencari rizqi katanya, itulah yang akan laku di bangsa klenik. Termasuk tentang isu santer saat ini: 2012 kiamat! XD~ LoL</p>
<p>Sebenernya saya nggak mau khusus menjawab ini, tapi sepertinya lama-lama jadi perlu juga berhubung banyak yang tanya, jadi sekalian bikin note biar besok- besok ada yang tanya tinggal kopi-paste link heheheh..<span id="more-714"></span>&#8220;ustadz, ada yang bilang 2012 kiamat, bener gak ustadz di dalam Islam?&#8221;<br />
&#8220;ustadz, itu kan sesuai dengan pendapat ilmuwan-ilmuwan yang ahli dibidangnya, bla, bla, bla, jadi bisa aja kan terjadi?&#8221;<br />
&#8220;ustadz, menurut skenario global warming, 2012 kiamat karena es kutib mencair, bla, bla, bla, dan alien akan datang, bla, bla, bla&#8221;</p>
<p>Dalam Islam jelas sekali, Islam menjadikan yaumil qiyamah (hari kiamat) sebagai salah satu rukun iman, dimana kita hanya diwajibkan yakin dan beriman pada-Nya, bukan memikirkannya. Kenapa? karena Allah telah membagi-bagi yang mana yang harus diyakini dan yang mana yang boleh dipikirkan. Dalam perkara-perkara yang faktanya terindera oleh manusia, maka Allah pasti menyuruh kita memikirkannya</p>
<p>Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal (QS ali Imraan [3]: 190)</p>
<p>tapi dalam perkara-perkara yang faktanya tidak bisa terindera manusia maka Allah pasti meminta kita untuk meyakininya dan mengimaninya saja</p>
<p><strong>(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib (QS al-Baqarah [2]: 3)</strong></p>
<p>Hari kiamat sendiri adalah termasuk hal yang ghaib yang tidak dapat diindera faktanya oleh manusia,oleh karena itu Allah hanya memerintahkan kita untuk mengimaninya dan mengambil pelajaran dengan hari kiamat itu. Dan sekalipun Allah tidak pernah meminta kita untuk memikirkan tentang waktunya.</p>
<p>Oleh karena itu, memikirkan kapan terjadinya kiamat, bersibuk diri dengan menghitung kapan hari kiamat adalah perkara yang sia-sia bagi kaum mukmin, karena hal itu tidak diperintahkan oleh Allah untuk dipikirkan tetapi untuk diyakini. Apalagi mempercayai kabar-kabar tentang datangnya hari kiamat dan ramalan-ramalannya, maka hal ini malah termasuk musyrik karena Allah sendiri telah berpuluh-puluh kali di dalam al-Qur&#8217;an menyampaikan kepada kita bahwa kiamat adalah hak-Nya, pengetahuan-Nya dan rahasia-Nya.</p>
<p>Artinya meyakini hal yang bukan datang dari Allah sama saja kita mencari sekutu selain Allah, naudzubillahi min dzalik.Diantara banyak ayat-ayat al-Qur&#8217;an tentang kiamat, ada satu ayat yang sangat mewakili pembahasan kita:</p>
<p><strong>Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: &#8220;Bilakah terjadinya?&#8221; Katakanlah: &#8220;Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba&#8221;. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: &#8220;Sesungguhnya pengetahuan tentang bari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui&#8221;. (QS al-A&#8217;raaf [7]: 187)</strong></p>
<p>Sama ketika rasulullah pernah ditanya tentang kiamat:</p>
<p><strong>Bahwa seorang Arab badui bertanya kepada Rasulullah saw.: Kapankah kiamat itu tiba? Rasulullah saw. bersabda: &#8220;Apa yang telah kamu persiapkan untuk menghadapinya?&#8221; Lelaki itu menjawab: &#8220;Cinta Allah dan Rasul-Nya&#8221;. Rasulullah saw. bersabda: &#8220;Kamu akan bersama orang yang kamu cintai&#8221;. (HR Muslim #4775)</strong></p>
<p>Kedua dalil tersebut menunjukkan kepada kita bahwa pengetahuan tentang kiamat menjadi tidak penting karena itu pasti terjadi. Sesungguhnya yang harus dikhawatirkan manusia tentang hari kiamat bukanlah pada waktunya tetapi pada apa yang telah disiapkannya. Allah mengisyaratkan bahwa kiamat akan terjadi secara tiba-tiba (mendadak), yang berarti manusia tidak akan menyangka-nyangkanya. Hal ini agar manusia selalu menjadikan setiap aktivitasnya adalah untuk kebaikan di jalan Allah dan menyegerakan amal baiknya sebelum datang hari kiamat yang rasul isyaratkan sangat dekat sekali.</p>
<p><strong>Jarak antara pengutusanku dan hari kiamat bagaikan dua jari ini.” [Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berisyarat dengan jari tengah dan jari telunjuk] (HR. Muslim no. 7597)</strong></p>
<p>Maka kiamat sama saja dengan kematian, selalu datang dalam saat-saat yang tidak terduga. Maka Allah sengaja menjaga waktunya tetap dalam kerahasiaan agar manusia senantiasa berbuat sesuai dengan syariat Islam dan menghindari maksiat dan larangan Allah karena mereka sadar bahwa kiamat bisa terjadi kapan saja, tidak dipatok pada waktu tertentu. Seandainya kiamat bisa diprediksi, maka manusia tidak akan memiliki niat menyegerakan dan kebaikan dan berlomba di dalamnya.</p>
<p><strong>Segungguhnya hari kiamat itu akan datang Aku merahasiakan (waktunya) agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang ia usahakan (QS Thahaa [20]: 15)</strong></p>
<p>Biarlah manusia berkata semaunya, toh telah terbukti manusia banyak bo&#8217;ongnya, apalagi berita datang dari orang fasik. virus Y2K tahun 2000 nggak terbukti, bencana Global Warming juga cuma isapan jempol, ramalan Nostradamus cuma jadi cerita dongeng. Semuanya tidak pantas diyakini.</p>
<p>Pertanyaannya sekarang, apa yang sudah kita persiapkan dalam keyakinan kita tentang hari kiamat yang pasti terjadi? Jika Arab badui tadi menjawab dengan mencintai Allah dan Rasul, dan dia masuk surga karena itu, maka harusnya kita juga sama. Bagaimana maksudnya mencintai Allah dan Rasul:</p>
<p><strong>Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (rasul Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.&#8221; Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS ali-Imraan [3]: 31)</strong></p>
<p>Saksikanlah ya Allah,<br />
aku mencintai-Mu dan rasul-Mu dan aku mengumumkan  permusuhan bagi apapun yang Engkau dan Rasul-Mu  memusuhinya.<br />
aku merindukan hidup dalam totalitas syari&#8217;at-Mu dan aku mengumandangkan peperangan bagi aturan thaghut selain aturan-Mu.<br />
aku membela bendera-Mu dan rasul-Mu dan aku akan menaruh selainnya dibawah kakiku.<br />
aku mengasihi ummat-Mu dan rasul-Mu dan shahabatnya serta pejuangnya dan setiap pengemban dakwahnya, dan aku berharap bersama mereka kelak di surga-Mu<br />
aku memohon surga-Mu dan bertemu rasul-Mu dan aku benci masuk kedalam neraka-Mu sebagaimana aku benci kembali pada kekafiran.</p>
<p>penulis: Abdillah al-Faqir, Felix Siauw</p></div>
</div>
Posted in Opini  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/almarjan.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/almarjan.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/almarjan.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/almarjan.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/almarjan.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/almarjan.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/almarjan.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/almarjan.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/almarjan.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/almarjan.wordpress.com/714/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=714&subd=almarjan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/17/2012-kiamat-nggak-penting-banget-sih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ce9a703a15feb3d8fb8d5a93e3a5c5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Andi Perdana G</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs001.snc3/10839_1294506765396_1312117588_30868130_6196468_a.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>HUKUM-HUKUM QURBAN</title>
		<link>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/17/hukum-hukum-qurban/</link>
		<comments>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/17/hukum-hukum-qurban/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 09:49:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Perdana G</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://almarjan.wordpress.com/?p=711</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian Qurban
Kata kurban atau korban, berasal dari bahasa Arab qurban, diambil dari kata : qaruba (fi’il madhi) &#8211; yaqrabu (fi’il mudhari’) – qurban wa qurbaanan (mashdar).Artinya, mendekati atau menghampiri (Matdawam, 1984).
Menurut istilah, qurban adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewan sembelihan maupun yang lainnya (Ibrahim Anis et.al, 1972).
Dalam bahasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=711&subd=almarjan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><strong><img class="alignleft" src="http://s4.tinypic.com/2gwyyz8_th.jpg" alt="" width="159" height="156" />Pengertian Qurban</strong><br />
Kata kurban atau korban, berasal dari bahasa Arab qurban, diambil dari kata : qaruba (fi’il madhi) &#8211; yaqrabu (fi’il mudhari’) – qurban wa qurbaanan (mashdar).Artinya, mendekati atau menghampiri (Matdawam, 1984).<br />
Menurut istilah, qurban adalah segala sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewan sembelihan maupun yang lainnya (Ibrahim Anis et.al, 1972).</p>
<div style="text-align:justify;">Dalam bahasa Arab, hewan kurban disebut juga dengan istilah udh-hiyah atau adh-dhahiyah, dengan bentuk jamaknya al adhaahi. Kata ini diambil dari kata dhuha, yaitu waktu matahari mulai tegak yang disyariatkan untuk melakukan penyembelihan kurban, yakni kira-kira pukul 07.00 – 10.00 (Ash Shan’ani, Subulus Salam IV/89). <span id="more-711"></span><br />
Udh-hiyah adalah hewan kurban (unta, sapi, dan kambing) yang disembelih pada hari raya Qurban dan hari-hari tasyriq sebagai taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah (Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah XIII/155; Al Jabari, 1994).</p>
<p><strong>Hukum Qurban</strong><br />
Qurban hukumnya sunnah, tidak wajib. Imam Malik, Asy Syafi’i, Abu Yusuf, Ishak bin Rahawaih, Ibnul Mundzir, Ibnu Hazm dan lainnya berkata,”Qurban itu hukumnya sunnah bagi orang yang mampu (kaya), bukan wajib, baik orang itu berada di kampung halamannya (muqim), dalam perjalanan (musafir), maupun dalam mengerjakan haji.” (Matdawam, 1984).</p>
<p>Sebagian mujtahidin –seperti Abu Hanifah, Al Laits, Al Auza’i, dan sebagian pengikut Imam Malik— mengatakan qurban hukumnya wajib. Tapi pendapat ini dhaif (lemah) (Matdawam, 1984).</p>
<p>Ukuran “mampu” berqurban, hakikatnya sama dengan ukuran kemampuan shadaqah, yaitu mempunyai kelebihan harta (uang) setelah terpenuhinya kebutuhan pokok (al hajat al asasiyah) –yaitu sandang, pangan, dan papan&#8211; dan kebutuhan penyempurna (al hajat al kamaliyah) yang lazim bagi seseorang. Jika seseorang masih membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut, maka dia terbebas dari menjalankan sunnah qurban (Al Jabari, 1994)</p>
<p>Dasar kesunnahan qurban antara lain, firman Allah SWT :</p>
<p>“Maka dirikan (kerjakan) shalat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah.” (TQS Al Kautsar : 2)</p>
<p>“Aku diperintahkan (diwajibkan) untuk menyembelih qurban, sedang qurban itu bagi kamu adalah sunnah.” (HR. At Tirmidzi)</p>
<p>“Telah diwajibkan atasku (Nabi SAW) qurban dan ia tidak wajib atas kalian.” (HR. Ad Daruquthni)</p>
<p>Dua hadits di atas merupakan qarinah (indikasi/petunjuk) bahwa qurban adalah sunnah. Firman Allah SWT yang berbunyi “wanhar” (dan berqurbanlah kamu) dalam surat Al Kautas ayat 2 adalah tuntutan untuk melakukan qurban (thalabul fi’li). Sedang hadits At Tirmidzi, “umirtu bi an nahri wa huwa sunnatun lakum” (aku diperintahkan untuk menyembelih qurban, sedang qurban itu bagi kamu adalah sunnah), juga hadits Ad Daruquthni “kutiba ‘alayya an nahru wa laysa biwaajibin ‘alaykum” (telah diwajibkan atasku qurban dan ia tidak wajib atas kalian); merupakan qarinah bahwa thalabul fi’li yang ada tidak bersifat jazim (keharusan), tetapi bersifat ghairu jazim (bukan keharusan). Jadi, qurban itu sunnah, tidak wajib. Namun benar, qurban adalah wajib atas Nabi SAW, dan itu adalah salah satu khususiyat beliau (lihat Rifa’i et.al., Terjemah Khulashah Kifayatul Akhyar, hal. 422).</p>
<p>Orang yang mampu berqurban tapi tidak berqurban, hukumnya makruh. Sabda Nabi SAW :<br />
“Barangsiapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak berqurban, maka janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al Hakim, dari Abu Hurairah RA. Menurut Imam Al Hakim, hadits ini shahih. Lihat Subulus Salam IV/91).</p>
<p>Perkataan Nabi “fa laa yaqrabanna musholaanaa” (janganlah sekali-kali ia menghampiri tempat shalat kami) adalah suatu celaan (dzamm), yaitu tidak layaknya seseorang –yang tak berqurban padahal mampu&#8211; untuk mendekati tempat sholat Idul Adh-ha. Namun ini bukan celaan yang sangat/berat (dzamm syanii’) seperti halnya predikat fahisyah (keji), atau min ‘amalisy syaithan (termasuk perbuatan syetan), atau miitatan jaahiliyatan (mati jahiliyah) dan sebagainya. Lagi pula meninggalkan sholat Idul Adh-ha tidaklah berdosa, sebab hukumnya sunnah, tidak wajib. Maka, celaan tersebut mengandung hukum makruh, bukan haram (lihat ‘Atha` ibn Khalil, Taysir Al Wushul Ila Al Ushul, hal. 24; Al Jabari, 1994).</p>
<p>Namun hukum qurban dapat menjadi wajib, jika menjadi nadzar seseorang, sebab memenuhi nadzar adalah wajib sesuai hadits Nabi SAW :</p>
<p>“Barangsiapa yang bernadzar untuk ketaatan (bukan maksiat) kepada Allah, maka hendaklah ia melaksanakannya.” (lihat Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah XIII/157).</p>
<p>Qurban juga menjadi wajib, jika seseorang (ketika membeli kambing, misalnya) berkata,”Ini milik Allah,” atau “Ini binatang qurban.” (Sayyid Sabiq, 1987; Al Jabari, 1994).</p>
<p><strong>Keutamaan Qurban</strong><br />
Berqurban merupakan amal yang paling dicintai Allah SWT pada saat Idul Adh-ha. Sabda Nabi SAW :<br />
“Tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya Qurban yang lebih dicintai Allah selain menyembelih qurban.” (HR. At Tirmidzi) (Abdurrahman, 1990)</p>
<p>Berdasarkan hadits itu Imam Ahmad bin Hambal, Abuz Zanad, dan Ibnu Taimiyah berpendapat,”Menyembelih hewan pada hari raya Qurban, aqiqah (setelah mendapat anak), dan hadyu (ketika haji), lebih utama daripada shadaqah yang nilainya sama.” (Al Jabari, 1994).</p>
<p>Tetesan darah hewan qurban akan memintakan ampun bagi setiap dosa orang yang berqurban. Sabda Nabi SAW :<br />
“Hai Fathimah, bangunlah dan saksikanlah qurbanmu. Karena setiap tetes darahnya akan memohon ampunan dari setiap dosa yang telah kaulakukan&#8230;” (lihat Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah XIII/165)</p>
<p><strong>Waktu dan Tempat Qurban</strong><br />
a.Waktu<br />
Qurban dilaksanakan setelah sholat Idul Adh-ha tanggal 10 Zulhijjah, hingga akhir hari Tasyriq (sebelum maghrib), yaitu tanggal 13 Zulhijjah. Qurban tidak sah bila disembelih sebelum sholat Idul Adh-ha. Sabda Nabi SAW :<br />
“Barangsiapa menyembelih qurban sebelum sholat Idul Adh-ha (10 Zulhijjah) maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya sendiri. Dan barangsiapa menyembelih qurban sesudah sholat Idul Adh-ha dan dua khutbahnya, maka sesungguhnya ia telah menyempurnakan ibadahnya (berqurban) dan telah sesuai dengan sunnah (ketentuan) Islam.” (HR. Bukhari)</p>
<p>Sabda Nabi SAW :</p>
<p>“Semua hari tasyriq (tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah) adalah waktu untuk menyembelih qurban.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)</p>
<p>Menyembelih qurban sebaiknya pada siang hari, bukan malam hari pada tanggal-tanggal yang telah ditentukan itu. Menyembelih pada malam hari hukumnya sah, tetapi makruh. Demikianlah pendapat para imam seperti Imam Abu Hanifah, Asy Syafi’i, Ahmad, Abu Tsaur, dan jumhur ulama (Matdawam, 1984).</p>
<p>Perlu dipahami, bahwa penentuan tanggal 10 Zulhijjah adalah berdasarkan ru`yat yang dilakukan oleh Amir (penguasa) Makkah, sesuai hadits Nabi SAW dari sahabat Husain bin Harits Al Jadali RA (HR. Abu Dawud, Sunan Abu Dawud hadits no.1991). Jadi, penetapan 10 Zulhijjah tidak menurut hisab yang bersifat lokal (Indonesia saja misalnya), tetapi mengikuti ketentuan dari Makkah. Patokannya, adalah waktu para jamaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah (9 Zulhijjah), maka keesokan harinya berarti 10 Zulhijjah bagi kaum muslimin di seluruh dunia.</p>
<p>b.Tempat<br />
Diutamakan, tempat penyembelihan qurban adalah di dekat tempat sholat Idul Adh-ha dimana kita sholat (misalnya lapangan atau masjid), sebab Rasulullah SAW berbuat demikian (HR. Bukhari). Tetapi itu tidak wajib, karena Rasulullah juga mengizinkan penyembelihan di rumah sendiri (HR. Muslim). Sahabat Abdullah bin Umar RA menyembelih qurban di manhar, yaitu pejagalan atau rumah pemotongan hewan (Abdurrahman, 1990).</p>
<p><strong>Hewan Qurban</strong><br />
a.Jenis Hewan<br />
Hewan yang boleh dijadikan qurban adalah : unta, sapi, dan kambing (atau domba). Selain tiga hewan tersebut, misalnya ayam, itik, dan ikan, tidak boleh dijadikan qurban (Sayyid Sabiq, 1987; Al Jabari, 1994). Allah SWT berfirman :<br />
“&#8230;supaya mereka menyebut nama Allah terhadap hewan ternak (bahimatul an’am) yang telah direzekikan Allah kepada mereka.” (TQS Al Hajj : 34)</p>
<p>Dalam bahasa Arab, kata bahimatul an’aam (binatang ternak) hanya mencakup unta, sapi, dan kambing, bukan yang lain (Al Jabari, 1994).</p>
<p>Prof. Mahmud Yunus dalam kitabnya Al Fiqh Al Wadhih III/3 membolehkan berkurban dengan kerbau (jamus), sebab disamakan dengan sapi.</p>
<p>b.Jenis Kelamin<br />
Dalam berqurban boleh menyembelih hewan jantan atau betina, tidak ada perbedaan, sesuai hadits-hadits Nabi SAW yang bersifat umum mencakup kebolehan berqurban dengan jenis jantan dan betina, dan tidak melarang salah satu jenis kelamin (Sayyid Sabiq, 1987; Abdurrahman, 1990).</p>
<p>c.Umur<br />
Sesuai hadits-hadits Nabi SAW, dianggap mencukupi, berqurban dengan kambing/domba berumur satu tahun masuk tahun kedua, sapi (atau kerbau) berumur dua tahun masuk tahun ketiga, dan unta berumur lima tahun (Sayyid Sabiq, 1987; Mahmud Yunus, 1936).</p>
<p>d.Kondisi<br />
Hewan yang dikurbankan haruslah mulus, sehat, dan bagus. Tidak boleh ada cacat atau cedera pada tubuhnya. Sudah dimaklumi, qurban adalah taqarrub kepada Allah. Maka usahakan hewannya berkualitas prima dan top, bukan kualitas sembarangan (Rifa’i et.al, 1978)<br />
Berdasarkan hadits-hadits Nabi SAW, tidak dibenarkan berkurban dengan hewan :<br />
1.    yang nyata-nyata buta sebelah,<br />
2.    yang nyata-nyata menderita penyakit (dalam keadaan sakit),<br />
3.    yang nyata-nyata pincang jalannya,<br />
4.    yang nyata-nyata lemah kakinya serta kurus,<br />
5.    yang tidak ada sebagian tanduknya,<br />
6.    yang tidak ada sebagian kupingnya,<br />
7.    yang terpotong hidungnya,<br />
8.    yang pendek ekornya (karena terpotong/putus),<br />
9.    yang rabun matanya. (Abdurrahman, 1990; Al Jabari, 1994; Sayyid Sabiq. 1987).</p>
<p>Hewan yang dikebiri boleh dijadikan qurban. Sebab Rasulullah pernah berkurban dengan dua ekor kibasy yang gemuk, bertanduk, dan telah dikebiri (al maujuu’ain) (HR. Ahmad dan Tirmidzi) (Abdurrahman, 1990).</p>
<p><strong>Qurban Sendiri dan Patungan</strong><br />
Seekor kambing berlaku untuk satu orang. Tak ada qurban patungan (berserikat) untuk satu ekor kambing. Sedangkan seekor unta atau sapi, boleh patungan untuk tujuh orang (HR. Muslim). Lebih utama, satu orang berqurban satu ekor unta atau sapi.</p>
<p>Jika murid-murid sebuah sekolah, atau para anggota sebuah jamaah pengajian iuran uang lalu dibelikan kambing, dapatkah dianggap telah berqurban ? Menurut pemahaman kami, belum dapat dikategorikan qurban, tapi hanya latihan qurban. Sembelihannya sah, jika memenuhi syarat-syarat penyembelihan, namun tidak mendapat pahala qurban. Wallahu a’lam. Lebih baik, pihak sekolah atau pimpinan pengajian mencari siapa yang kaya dan mampu berqurban, lalu dari merekalah hewan qurban berasal, bukan berasal dari iuran semua murid tanpa memandang kaya dan miskin. Islam sangat adil, sebab orang yang tidak mampu memang tidak dipaksa untuk berqurban.</p>
<p>Perlu ditambahkan, bahwa dalam satu keluarga (rumah), bagaimana pun besarnya keluarga itu, dianjurkan ada seorang yang berkurban dengan seekor kambing. Itu sudah memadai dan syiar Islam telah ditegakkan, meskipun yang mendapat pahala hanya satu orang, yaitu yang berkurban itu sendiri. Hadits Nabi SAW :</p>
<p>“Dianjurkan bagi setiap keluarga menyembelih qurban.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, An Nasa`i, dan Ibnu Majah)</p>
<p><strong>Teknis Penyembelihan</strong><br />
Teknis penyembelihan adalah sebagai berikut :<br />
1. Hewan yang akan dikurbankan dibaringkan ke sebelah rusuknya yang kiri dengan posisi mukanya menghadap ke arah kiblat, diiringi dengan membaca doa “Robbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim.” (Artinya : Ya Tuhan kami, terimalah kiranya qurban kami ini, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.)</p>
<p>2. Penyembelih meletakkan kakinya yang sebelah di atas leher hewan, agar hewan itu tidak menggerak-gerakkan kepalanya atau meronta.</p>
<p>3. Penyembelih melakukan penyembelihan, sambil membaca : “Bismillaahi Allaahu akbar.” (Artinya : Dengan nama Allah, Allah Maha Besar). (Dapat pula ditambah bacaan shalawat atas Nabi SAW. Para penonton pun dapat turut memeriahkan dengan gema takbir “Allahu akbar!”)</p>
<p>4. Kemudian penyembelih membaca doa kabul (doa supaya qurban diterima Allah) yaitu : “Allahumma minka wa ilayka. Allahumma taqabbal min &#8230;” (sebut nama orang yang berkurban). (Artinya : Ya Allah, ini adalah dari-Mu dan akan kembali kepada-Mu. Ya Allah, terimalah dari&#8230;.) (Ad Dimasyqi, 1993; Matdawam, 1984; Rifa’i et.al., 1978; Rasjid, 1990)<br />
Penyembelihan, yang afdhol dilakukan oleh yang berqurban itu sendiri, sekali pun dia seorang perempuan. Namun boleh diwakilkan kepada orang lain, dan sunnah yang berqurban menyaksikan penyembelihan itu (Matdawam, 1984; Al Jabari, 1994).</p>
<p>Dalam penyembelihan, wajib terdapat 4 (empat) rukun penyembelihan, yaitu :<br />
1. Adz Dzaabih (penyembelih), yaitu setiap muslim, meskipun anak-anak, tapi harus yang mumayyiz (sekitar 7 tahun). Boleh memakan sembelihan Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani), menurut mazhab Syafi’i. Menurut mazhab Hanafi, makruh, dan menurut mazhab Maliki, tidak sempurna, tapi dagingnya halal. Jadi, sebaiknya penyembelihnya muslim. (Al Jabari, 1994).<br />
2. Adz Dzabiih, yaitu hewan yang disembelih.Telah diterangkan sebelumnya.<br />
3. Al Aalah, yaitu setiap alat yang dengan ketajamannya dapat digunakan menyembelih hewan, seperti pisau besi, tembaga, dan lainnya. Tidak boleh menyembelih dengan gigi, kuku, dan tulang hewan (HR. Bukhari dan Muslim).<br />
4. Adz Dzabh, yaitu penyembelihannya itu sendiri. Penyembelihan wajib memutuskan hulqum (saluran nafas) dan mari` (saluran makanan). (Mahmud Yunus, 1936).</p>
<p><strong>Pemanfaatan Daging Qurban</strong><br />
Sesudah hewan disembelih, sebaiknya penanganan hewan qurban (pengulitan dan pemotongan) baru dilakukan setelah hewan diyakini telah mati. Hukumnya makruh menguliti hewan sebelum nafasnya habis dan aliran darahnya berhenti (Al Jabari, 1994). Dari segi fakta, hewan yang sudah disembelih tapi belum mati, otot-ototnya sedang berkontraksi karena stress. Jika dalam kondisi demikian dilakukan pengulitan dan pemotongan, dagingnya akan alot alias tidak empuk. Sedang hewan yang sudah mati otot-ototnya akan mengalami relaksasi sehingga dagingnya akan empuk.</p>
<p>Setelah penanganan hewan qurban selesai, bagaimana pemanfaatan daging hewan qurban tersebut ? Ketentuannya, disunnahkan bagi orang yang berqurban, untuk memakan daging qurban, dan menyedekahkannya kepada orang-orang fakir, dan menghadiahkan kepada karib kerabat. Nabi SAW bersabda :<br />
“Makanlah daging qurban itu, dan berikanlah kepada fakir-miskin, dan simpanlah.” (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi, hadits shahih)</p>
<p>Berdasarkan hadits itu, pemanfaatan daging qurban dilakukan menjadi tiga bagian/cara, yaitu : makanlah, berikanlah kepada fakir miskin, dan simpanlah. Namun pembagian ini sifatnya tidak wajib, tapi mubah (lihat Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid I/352; Al Jabari, 1994; Sayyid Sabiq, 1987).</p>
<p>Orang yang berqurban, disunnahkan turut memakan daging qurbannya sesuai hadits di atas. Boleh pula mengambil seluruhnya untuk dirinya sendiri. Jika diberikan semua kepada fakir-miskin, menurut Imam Al Ghazali, lebih baik. Dianjurkan pula untuk menyimpan untuk diri sendiri, atau untuk keluarga, tetangga, dan teman karib (Al Jabari, 1994; Rifa’i et.al, 1978).</p>
<p>Akan tetapi jika daging qurban sebagai nadzar, maka wajib diberikan semua kepada fakir-miskin dan yang berqurban diharamkan memakannya, atau menjualnya (Ad Dimasyqi, 1993; Matdawam, 1984)</p>
<p>Pembagian daging qurban kepada fakir dan miskin, boleh dilakukan hingga di luar desa/tempat dari tempat penyembelihan (Al Jabari, 1994).</p>
<p>Bolehkah memberikan daging qurban kepada non-muslim ? Ibnu Qudamah (mazhab Hambali) dan yang lainnya (Al Hasan dan Abu Tsaur, dan segolongan ulama Hanafiyah) mengatakan boleh. Namun menurut Imam Malik dan Al Laits, lebih utama diberikan kepada muslim (Al Jabari, 1994).</p>
<p>Penyembelih (jagal), tidak boleh diberi upah dari qurban. Kalau mau memberi upah, hendaklah berasal dari orang yang berqurban dan bukan dari qurban (Abdurrahman, 1990). Hal itu sesuai hadits Nabi SAW dari sahabat Ali bin Abi Thalib RA :<br />
“&#8230;(Rasulullah memerintahkan kepadaku) untuk tidak memberikan kepada penyembelih sesuatu daripadanya (hewan qurban).“ (HR. Bukhari dan Muslim) (Al Jabari, 1994).</p>
<p>Tapi jika jagal termasuk orang fakir atau miskin, dia berhak diberi daging qurban. Namun pemberian ini bukan upah karena dia jagal, melainkan sedekah karena dia miskin atau fakir (Al Jabari, 19984).</p>
<p>Menjual kulit hewan adalah haram, demikianlah pendapat jumhur ulama (Ibnu Rusyd, Bidayatul Mujtahid I/352). Dalilnya sabda Nabi SAW :<br />
“Dan janganlah kalian menjual daging hadyu (qurban orang haji) dan daging qurban. Makanlah dan sedekahkanlah dagingnya itu, ambillah manfaat kulitnya, dan jangan kamu menjualnya&#8230;” (HR. Ahmad) (Matdawam, 1984).</p>
<p>Sebagian ulama seperti segolongan penganut mazhab Hanafi, Al Hasan, dan Al Auza’i membolehkannya. Tapi pendapat yang lebih kuat, dan berhati-hati (ihtiyath), adalah janganlah orang yang berqurban menjual kulit hewan qurban. Imam Ahmad bin Hambal sampai berkata,”Subhanallah ! Bagaimana harus menjual kulit hewan qurban, padahal ia telah dijadikan sebagai milik Allah ?” (Al Jabari, 1994).</p>
<p>Kulit hewan dapat dihibahkan atau disedekahkan kepada orang fakir dan miskin. Jika kemudian orang fakir dan miskin itu menjualnya, hukumnya boleh. Sebab –menurut pemahaman kami&#8211; larangan menjual kulit hewan qurban tertuju kepada orang yang berqurban saja, tidak mencakup orang fakir atau miskin yang diberi sedekah kulit hewan oleh orang yang berqurban. Dapat juga kulit hewan itu dimanfaatkan untuk kemaslahatan bersama, misalnya dibuat alas duduk dan sajadah di masjid, kaligrafi Islami, dan sebagainya.</p>
<p><strong>Penutup</strong><br />
Kami ingin menutup risalah sederhana ini, dengan sebuah amanah penting : hendaklah orang yang berqurban melaksanakan qurban karena Allah semata. Jadi niatnya haruslah ikhlas lillahi ta’ala, yang lahir dari ketaqwaan yang mendalam dalam dada kita. Bukan berqurban karena riya` agar dipuji-puji sebagai orang kaya, orang dermawan, atau politisi yang peduli rakyat, dan sebagainya. Sesungguhnya yang sampai kepada Allah SWT adalah taqwa kita, bukan daging dan darah qurban kita. Allah SWT berfirman :<br />
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwaan daripada kamulah yang mencapainya.” (TQS Al Hajj : 37) [ ]</p>
<p><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong><br />
Abdurrahman. 1990. Hukum Qurban, ‘Aqiqah, dan Sembelihan. Cetakan Pertama. Bandung : Sinar Baru. 52 hal.</p>
<p>Ad Dimasyqi, Muhammad bin Abdurrahman Asy Syafi’i. 1993. Rohmatul Ummah (Rahmatul Ummah Fi Ikhtilafil A`immah). Terjemahan oleh Sarmin Syukur dan Luluk Rodliyah. Cetakan Pertama. Surabaya : Al Ikhlas. 554 hal.</p>
<p>Al Jabari, Abdul Muta’al. 1994. Cara Berkurban (Al Udh-hiyah Ahkamuha wa Falsafatuha At Tarbawiyah). Terjemahan oleh Ainul Haris. Cetakan Pertama. Jakarta : Gema Insani Press. 83 hal.</p>
<p>Anis, Ibrahim et.al. 1972. Al Mu’jam Al Wasith. Kairo : Tanpa Penerbit. 547 hal.</p>
<p>Ash Shan’ani. Tanpa Tahun. Subulus Salam. Juz IV. Bandung : Maktabah Dahlan.</p>
<p>Ibnu Khalil, ‘Atha`. 2000. Taysir Al Wushul Ila Al Ushul. Cetakan Ketiga. Beirut : Darul Ummah. 310 hal.</p>
<p>Ibnu Rusyd. 1995. Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid. Beirut : Daarul Fikr. 404 hal.</p>
<p>Matdawam, M. Noor. 1984. Pelaksanaan Qurban dalam Hukum Islam. Cetakan Pertama. Yogyakarta : Yayasan Bina Karier. 41 hal.</p>
<p>Rasjid, H.Sulaiman. 1990. Fiqh Islam. Cetakan Keduapuluhtiga. Bandung : Sinar Baru. 468 hal.</p>
<p>Rifa’i, Moh. et.al. 1978. Terjemah Khulashah Kifayatul Akhyar. Semarang : Toha Putra 468 hal.</p>
<p>Sabiq, Sayyid. 1987. Fikih Sunnah (Fiqhus Sunnah). Jilid 13. Cetakan Kedelapan. Terjemahan oleh Kamaluddin A. Marzuki. Bandung : Al Ma’arif. 229 hal</p>
<p>Yunus, Mahmud. 1936. Al Fiqh Al Wadhih. Juz III. Jakarta : Maktabah Sa’adiyah Putera. 48 hal.</p>
<p>Sumber: khilafah1924.org</p></div>
Posted in Opini  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/almarjan.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/almarjan.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/almarjan.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/almarjan.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/almarjan.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/almarjan.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/almarjan.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/almarjan.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/almarjan.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/almarjan.wordpress.com/711/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=711&subd=almarjan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/17/hukum-hukum-qurban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ce9a703a15feb3d8fb8d5a93e3a5c5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Andi Perdana G</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s4.tinypic.com/2gwyyz8_th.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa Kita Harus Banyak Makan Ikan</title>
		<link>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/07/mengapa-kita-harus-banyak-makan-ikan/</link>
		<comments>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/07/mengapa-kita-harus-banyak-makan-ikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 13:57:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Perdana G</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://almarjan.wordpress.com/?p=707</guid>
		<description><![CDATA[Ikan diperhitungkan sebagai sumber zat gizi yang sangat tinggi. Kandungan Omega 3 pada ikan mampu mencegah penyakit jantung dan penyakit degeneratif lainnya.
Sebuah studi yang dipaparkan dalam Jurnal American College of Cardiology pada July 2008 menunjukkan, masyarakat Jepang yang gemar mengonsumsi ikan memiliki kualitas jantung yang lebih sehat dibandingkan masyarakat Amerika Utara yang jarang mengonsumsi ikan.
Hasil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=707&subd=almarjan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="ikan" src="http://media.vivanews.com/thumbs2/2009/11/07/79317_ikan_300_225.jpg" alt="" width="300" height="225" />Ikan diperhitungkan sebagai sumber zat gizi yang sangat tinggi. Kandungan Omega 3 pada ikan mampu mencegah penyakit jantung dan penyakit degeneratif lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah studi yang dipaparkan dalam Jurnal American College of Cardiology pada July 2008 menunjukkan, masyarakat Jepang yang gemar mengonsumsi ikan memiliki kualitas jantung yang lebih sehat dibandingkan masyarakat Amerika Utara yang jarang mengonsumsi ikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Hasil penelitian yang dilakukan dr Daat Kromhout dari Universitas Leiden, Belanda, juga menunjukkan, masyarakat yang mengonsumsi ikan sekitar 30 gram sehari memiliki risiko terserang penyakit jantung 50 persen lebih rendah dibandingkan orang yang tak pernah mengonsumsi ikan.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Masalah utama yang kami alami dalam budaya Barat adalah kami sangat sedikit mengonsumsi ikan,&#8221; kata William Harris, Direktur Penelitian bidang Metabolisme dan Nutrisi Universitas South Dakota.</p>
<p style="text-align:justify;">Harris mengatakan, konsumsi dua makanan mengandung ikan seminggu sekali telah memenuhi kebutuhan Omega 3 dalam tubuh yakni sebesar 500 miligram. Omega 3 merupakan asam lemak yang dihasilkan melalui persenyawaan lemak ikan dalam metabolisme tubuh. Selain menghasilkan Omega 3, ikan juga mengandung banyak protein, vitamin, dan mineral.<br />
<span id="more-707"></span><br />
Selain bermanfaat positif terhadap organ jantung, Omega 3 juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah, melemahkan pertumbuhan sel kanker, dan meningkatkan kecerdasan anak. Bahkan, masyarakat yang gemar mengkonsumsi ikan memiliki harapan hidup lebih panjang. (vivanews.com 7/11/2009)</p>
Posted in Berita  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/almarjan.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/almarjan.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/almarjan.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/almarjan.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/almarjan.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/almarjan.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/almarjan.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/almarjan.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/almarjan.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/almarjan.wordpress.com/707/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=707&subd=almarjan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/07/mengapa-kita-harus-banyak-makan-ikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ce9a703a15feb3d8fb8d5a93e3a5c5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Andi Perdana G</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://media.vivanews.com/thumbs2/2009/11/07/79317_ikan_300_225.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ikan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DKP minta tambahan anggaran Rp1,6 triliun</title>
		<link>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/06/dkp-minta-tambahan-anggaran-rp16-triliun/</link>
		<comments>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/06/dkp-minta-tambahan-anggaran-rp16-triliun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 02:11:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Perdana G</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://almarjan.wordpress.com/?p=694</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA (Antara): Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) minta tambahan anggaran sebesar Rp1,6 triliun melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2009.
&#8220;Saya usulkan kepada Menko (Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa) soal penambahan anggaran ini karena sisa anggaran DKP tidak besar sekitar Rp200 miliar,&#8221; kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad di Jakarta, hari ini
Dia juga meminta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=694&subd=almarjan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://www.dkp.go.id/upload/jica/logo_dkp.jpg" alt="" width="186" height="196" />JAKARTA (Antara): Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) minta tambahan anggaran sebesar Rp1,6 triliun melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2009.</p>
<p>&#8220;Saya usulkan kepada Menko (Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa) soal penambahan anggaran ini karena sisa anggaran DKP tidak besar sekitar Rp200 miliar,&#8221; kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad di Jakarta, hari ini</p>
<p>Dia juga meminta agar penambahan anggaran melalui APBN-P 2009 dapat dipercepat sehingga dapat dikeluarkan pada bulan Januari 2010. &#8220;Menkeu setuju. Kita juga akan bicarakan ini dengan Komisi IV DPR RI nanti,&#8221; ujar Fadel.</p>
<p>Tambahan anggaran tersebut, menurut dia, akan difokuskan untuk empat hal. Pertama, membenahi infrastruktur di daerah nelayan dan pesisir, termasuk memberikan fasilitas air bersih, tangki minyak. Kedua, pemberian benih ikan hingga rumput laut secara cuma-cuma kepada pembudidaya. Ketiga, yakni menjalankan konsep &#8220;minapolitan&#8221; bagi pesisir, nelayan, dan pulau-pulau kecil.</p>
<p><span id="more-694"></span></p>
<p>Dia menjelaskan bahwa konsep &#8220;minapolitan&#8221; adalah memberdayakan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dengan komoditas unggulan daerah masing-masing. Pembedaan produk menjadi &#8220;branding&#8221; bagi satu daerah menjadi sangat penting karena untuk menciptakan produk unggulan.</p>
<p>&#8220;Ide ini akan dibantu oleh Departemen Pekerjaan Umum. Kita akan membangun kampung-kampung lele, bandeng, dan produk khusus perikanan lainnya sebagai `branding` di setiap daerah,&#8221; tegas Fadel.</p>
<p>Untuk mendukung berjalannya program ketiga ini, menurut dia, telah ada 56 daerah yang akan dijadikan sebagai &#8220;Pilot Project&#8221; konsep minapolitan yang tersebar di 33 provinsi.</p>
<p>Hal keempat yang menjadi penting, lanjut Fadel, yakni pemberdayaan penyuluh perikanan. Hal ini penting untuk memberikan pembelajaran bagi nelayan lebih besar lagi.(bisnis.com)</p>
Posted in Berita  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/almarjan.wordpress.com/694/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/almarjan.wordpress.com/694/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/almarjan.wordpress.com/694/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/almarjan.wordpress.com/694/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/almarjan.wordpress.com/694/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/almarjan.wordpress.com/694/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/almarjan.wordpress.com/694/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/almarjan.wordpress.com/694/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/almarjan.wordpress.com/694/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/almarjan.wordpress.com/694/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=694&subd=almarjan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://almarjan.wordpress.com/2009/11/06/dkp-minta-tambahan-anggaran-rp16-triliun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ce9a703a15feb3d8fb8d5a93e3a5c5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Andi Perdana G</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dkp.go.id/upload/jica/logo_dkp.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Nasionalisme dan Persatuan Bangsa, Koreksi Total Atas Sumpah Pemuda 1928</title>
		<link>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/28/nasionalisme-dan-persatuan-bangsa-koreksi-total-atas-sumpah-pemuda-1928/</link>
		<comments>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/28/nasionalisme-dan-persatuan-bangsa-koreksi-total-atas-sumpah-pemuda-1928/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 10:18:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Perdana G</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://almarjan.wordpress.com/2009/10/28/nasionalisme-dan-persatuan-bangsa-koreksi-total-atas-sumpah-pemuda-1928/</guid>
		<description><![CDATA[Sebagaimana kita ketahui bersama setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari sumpah pemuda, sumpah pemuda diyakini oleh bangsa Indonesia sebagai momen pemersatu bangsa dan juga momen mengkokohkan nasionalisme. Masih mampukah nasionalisme itu menjadi ikatan untuk menyatukan bangsa?
Hakikat Nasionalisme
Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani, dengan jernih menjelaskan nasionalisme ini dalam bukunya, Nizham al-Islam, beliau membedakan nasionalisme/kebangsaan dengan patriotisme. Meskipun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=683&subd=almarjan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><img src="http://syabab.com/images/stories/1928-sumpah_pemuda-1.jpg" border="0" alt="" hspace="6" width="200" align="left" />Sebagaimana kita ketahui bersama setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari sumpah pemuda, sumpah pemuda diyakini oleh bangsa Indonesia sebagai momen pemersatu bangsa dan juga momen mengkokohkan nasionalisme. Masih mampukah nasionalisme itu menjadi ikatan untuk menyatukan bangsa?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hakikat Nasionalisme</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani, dengan jernih menjelaskan nasionalisme ini dalam bukunya, <em>Nizham al-Islam</em>, beliau membedakan nasionalisme/kebangsaan dengan patriotisme. Meskipun sama-sama lahir dari naluri mempertahankan diri. Dalam patriotisme, perasaan yang dominan adalah upaya untuk mempertahankan diri dari ancaman luar, sementara dalam nasionalisme yang dominan adalah keinginan yang muncul dari kecintaan akan kekuasaan, terutama atas bangsa-bangsa lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada awalnya keinginan mempertahankan diri atau mencintai kekuasaan adalah sah-sah saja. Namun kemudian, ia menjadi berbahaya tatkala dijadikan sebagai ikatan untuk mempersatukan manusia atas dasar ras/etnik sebagai sesuatu yang paling suci dan paling tinggi. Nasionalismelah yang menyebabkan konflik terus-menerus, karena satu <em>nation </em>(bangsa/suku) sering bersaing untuk saling menguasai dan menaklukkan bangsa/suku yang lain. Semangat nasionalisme ini pula yang turut mendompleng ambisi bangsa-bangsa kapitalis untuk melakukan kolonialisasi yang penuh darah atas bangsa-bangsa lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Sama halnya nasionalisme yang merusak, patriotisme merupakan ikatan yang lemah, rapuh dan tidak kekal. Pasalnya, patriotisme akan muncul kalau ada ancaman/musuh dari luar. Setelah ancaman/musuh ini hilang, pudarlah ikatan ini; Di beberapa negara patriotisme menjadi senjata ampuh untuk melawan kolonialisme, namun menjadi lumpuh setelah penjajah lenyap. Ironisnya, kaum patriotis dan kaum nasionalis ini kemudian menerima dan mengadopsi sistem politik, ekonomi, dan pemerintahan warisan bangsa penjajah. Walhasil penjajahan sesungguhnya masih langgeng hingga kini.</p>
<p style="text-align:justify;">Lagipula, nasionalisme maupun patriotisme tidak memiliki konsepsi untuk menyelesaikan persoalan kehidupan. Rasa kesatuan kebangsaan hanya dimanfaatkan untuk memadukan kekuatan demi mengusir penjajah dan tidak dijabarkan dalam strategi penataan struktur sosial, politik, dan ekonomi yang merealisasikan kesatuan dan kedaulatan bangsa-bangsa pasca penjajahan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pandangan Islam tentang Nasionalisme</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam konteks inilah Syaikh Taqiyuddin menyebutkan bahwa ikatan yang terkuat bagi suatu masyarakat/bangsa adalah ikatan ideologis yang memiliki solusi komprehensif atas seluruh persoalan manusia. Untuk itu, dalam konteks dunia Islam, ideologi Kapitalisme hanya akan bisa dilawan dengan ideologi islam, bukan dengan nasionalisme.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih dari itu, dalam pandangan Islam, nasionalisme maupun patriotisme jelas diharamkan. Bahwa umat islam harus mempertahankan dirinya, itu benar. Namun, dorongannya bukanlah nasionalisme/patriotisme, tetapi perintah Allah SWT untuk berjihad. Islam tidak melarang kaum muslim untuk meraih kekuasaan dan memperluas kekuasaan. Namun, kekuasaan dalam islam bukanlah kekuasaan itu sendiri. Tetapi untuk menerapkan syariah di tengah-tengah umat Islam sekaligus menyebarluaskan dakwah Islam ke seluruh dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Ikatan nasionalisme ini semakin jelas keharamannya ketika menjadi tujuan tertinggi dan mengalahkan ikatan akidah islam. Dalam islam, ikatan tertinggi yang menyatukan manusia adalah akidah islam. Dengan tegas Allah SWT berfirman yang artinya: <em>&#8220;sesungguhnya kaum mukmin itu bersaudara&#8221; </em>(QS al-Hujurat [49] : 10). Artinya, bangsa atau etnis manapun, selama ia mukmin, adalah saling bersaudara.</p>
<p style="text-align:justify;">Ikatan nasionalisme sesungguhnya telah memecah belah umat islam dalam negara bangsa (<em>nation state</em>) yang berbeda- beda. Padahal, sebelum itu mereka dipersatukan selama berabad-abad dalam wadah Daulah Islamiyah. Sepertinya sikap mementingkan keselamatan bangsa sendiri ini akan menyelamatkan. Nyatanya tidak. Tindakan seperti itu justru akan memperkuat penjajah kapitalis seperti AS untuk memperluas penjajahannya. Diamnya umat islam karena lebih mendahulukan kepentingan bangsanya membuat AS secara leluasa menyerang negeri-negeri islam dulu hingga sekarang seperti Afganistan dan Irak sekaligus mendukung Israel menyerang palestina. Iran pun berada dalam ancaman AS. Bukan mustahil, Indonesia adalah giliran selanjutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, perlu juga kita tegaskan, menolak nasionalisme sebagai paham bukan berarti kita tidak mencintai bangsa. Perjuangan kaum muslimin seharusnya untuk menolak kapitalisme sekaligus berupaya menerapkan syariah Islam dalam wadah Khilafah justru didorong oleh rasa cinta kepada bangsa ini. Bukankah akibat penerapan ideologi kapitalisme bangsa ini termasuk bangsa-bangsa lain di dunia islam menderita? Bukankah pula hanya syariah Islam yang akan menjadi solusinya?</p>
<p style="text-align:justify;">Menolak nasionalisme bukan pula berarti kita menginginkan negara dan bangsa ini terpecah-belah. Justru syariah Islam akan memperkuat sekaligus memperluas persatuan dan kesatuan bangsa dan negara ini. Sebab, syariah Islam telah mengharamkan setiap upaya pemisahan dan disintegrasi umat. Khilafah Islam akan menjadi negara global yang lintas bangsa, suku, warna kulit, bahkan agama. Ikatan yang mengikat mereka adalah ikatan ideologi bukan ikatan nasionalisme. Oleh karena itu  maka sudah saatnya kaum muslim pada umumnya dan para pemuda atau mahasiswa pada khususnya berjuang menegakkan syariah dan khilafah sebagai konsekuensi keimanan kita kepada Allah SWT.</p>
<p style="text-align:justify;">Terselengaranya <a href="http://www.syabab.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=755:18-oktober-2009-sejarah-baru-kebangkitan-pemuda-sumpah-mahasiswa-untuk-indonesia-lebih-baik-foto&amp;catid=28:remaja-a-pemuda&amp;Itemid=57">Kongres Mahasiswa Islam Indonesia</a> yang dihadiri lebih dari 5000 mahasiswa Islam dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia yang bersumpah untuk perjuangkan syariah dan khilafah yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) pada 18 Oktober 2009 yang lalu harus direspon positif karena sebagai wujud koreksi atas pergerakan mahasiswa atau pemuda yang selama ini ada dan momentum tonggak perubahan sejarah mahasiswa atau pemuda menuju kehidupan yang lebih baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumpah generasi muda negeri ini, telah menyatakan secara intelektual solusi mendasar atas segala persoalan yang menimpa negeri ini. Mereka menyatakan, bahwa syariah Islam dalam naungan Khilafah Islamiyyah sebagai solusi tuntas persoalan yang menimpa masyarakat Indonesia dan juga negeri-negeri Muslim lainnya. Semoga, Allah SWT mendengarkan sumpah yang telah mereka nyatakan. Semoga, sumpah ini menjadi titik awal kebangkitan para intelektual muda Muslim untuk menjadikan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam. Insya Allah, Khilafah Rasyidah yang telah dijanjikan tidak akan lama lagi segera berdiri, amin. Allahu Akbar! <em>Wallah a’lam bi ash-shawab</em>. []</p>
Posted in Opini  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/almarjan.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/almarjan.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/almarjan.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/almarjan.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/almarjan.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/almarjan.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/almarjan.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/almarjan.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/almarjan.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/almarjan.wordpress.com/683/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=683&subd=almarjan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/28/nasionalisme-dan-persatuan-bangsa-koreksi-total-atas-sumpah-pemuda-1928/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ce9a703a15feb3d8fb8d5a93e3a5c5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Andi Perdana G</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://syabab.com/images/stories/1928-sumpah_pemuda-1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ucapan Selamat</title>
		<link>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/26/ucapan-selamat/</link>
		<comments>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/26/ucapan-selamat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 04:21:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Perdana G</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://almarjan.wordpress.com/?p=681</guid>
		<description><![CDATA[Segenap LDF MT Al-Marjan FPIK mengucapkan selamat menempuh Ujian Tengah Semester (UTS) mulai tanggal 26 Oktober-7 November 2009 di kampus IPB .Rajin belajar, berusaha dan berdoa. Semoga Allah memudahkan segala urusan kita. Amin. “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=681&subd=almarjan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Segenap LDF MT Al-Marjan FPIK mengucapkan selamat menempuh Ujian Tengah Semester (UTS) mulai tanggal 26 Oktober-7 November 2009 di kampus IPB .Rajin belajar, berusaha dan berdoa. Semoga Allah memudahkan segala urusan kita. Amin. “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”. (Q.S Alam Nasyrah:6-8)</p>
Posted in Berita  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/almarjan.wordpress.com/681/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/almarjan.wordpress.com/681/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/almarjan.wordpress.com/681/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/almarjan.wordpress.com/681/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/almarjan.wordpress.com/681/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/almarjan.wordpress.com/681/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/almarjan.wordpress.com/681/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/almarjan.wordpress.com/681/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/almarjan.wordpress.com/681/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/almarjan.wordpress.com/681/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=681&subd=almarjan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/26/ucapan-selamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ce9a703a15feb3d8fb8d5a93e3a5c5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Andi Perdana G</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sumpah Mahasiswa</title>
		<link>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/25/sumpah-mahasiswa/</link>
		<comments>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/25/sumpah-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 15:11:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Perdana G</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda Dakwah Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://almarjan.wordpress.com/?p=676</guid>
		<description><![CDATA[
Posted in Agenda Dakwah Nasional       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=676&subd=almarjan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="aligncenter size-full wp-image-678" title="Sumpah Mahasiswa Republika edit 5" src="http://almarjan.files.wordpress.com/2009/10/sumpah-mahasiswa-republika-edit-51.jpg?w=840&#038;h=864" alt="Sumpah Mahasiswa Republika edit 5" width="840" height="864" /></p>
Posted in Agenda Dakwah Nasional  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/almarjan.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/almarjan.wordpress.com/676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/almarjan.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/almarjan.wordpress.com/676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/almarjan.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/almarjan.wordpress.com/676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/almarjan.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/almarjan.wordpress.com/676/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/almarjan.wordpress.com/676/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/almarjan.wordpress.com/676/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=676&subd=almarjan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/25/sumpah-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ce9a703a15feb3d8fb8d5a93e3a5c5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Andi Perdana G</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://almarjan.files.wordpress.com/2009/10/sumpah-mahasiswa-republika-edit-51.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sumpah Mahasiswa Republika edit 5</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Video Ringkasan Dokumentasi Kongres Mahasiswa Islam Indonesia 18 oktober 2009</title>
		<link>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/22/video-ringkasan-dokumentasi-kongres-mahasiswa-islam-indonesia-18-oktober-2009/</link>
		<comments>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/22/video-ringkasan-dokumentasi-kongres-mahasiswa-islam-indonesia-18-oktober-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 05:18:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Perdana G</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://almarjan.wordpress.com/?p=671</guid>
		<description><![CDATA[
Posted in Berita       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=671&subd=almarjan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://almarjan.wordpress.com/2009/10/22/video-ringkasan-dokumentasi-kongres-mahasiswa-islam-indonesia-18-oktober-2009/"><img src="http://img.youtube.com/vi/czpBQYA01cs/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
Posted in Berita  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/almarjan.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/almarjan.wordpress.com/671/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/almarjan.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/almarjan.wordpress.com/671/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/almarjan.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/almarjan.wordpress.com/671/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/almarjan.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/almarjan.wordpress.com/671/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/almarjan.wordpress.com/671/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/almarjan.wordpress.com/671/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=671&subd=almarjan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/22/video-ringkasan-dokumentasi-kongres-mahasiswa-islam-indonesia-18-oktober-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ce9a703a15feb3d8fb8d5a93e3a5c5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Andi Perdana G</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img.youtube.com/vi/czpBQYA01cs/2.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>5000 Mahasiswa Bersumpah akan Berjuang Menegakkan Negara Khilafah di Indonesia</title>
		<link>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/20/5000-mahasiswa-bersumpah-akan-berjuang-menegakkan-negara-khilafah-di-indonesia/</link>
		<comments>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/20/5000-mahasiswa-bersumpah-akan-berjuang-menegakkan-negara-khilafah-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 01:57:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andi Perdana G</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://almarjan.wordpress.com/?p=660</guid>
		<description><![CDATA[Demokrasi, demokrasi, demokrasi pasti mati…
Demokrasi, demokrasi, demokrasi pasti mati…
Khilafah, Khilafah, akan tegak kembali… 
Khilafah, Khilafah janji Allah yang pasti…
 
Itulah salah satu yel-yel yang dinyanyikan lebih dari 5000 mahasiswa-mahasiswi Islam dari berbagai perguruan tinggi dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Ambon, Papua, Bali, Madura dan Jawa dalam Kongres Mahasiswa Islam Indonesia (KMII), Ahad (18/10) di depan Basket [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=660&subd=almarjan&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><em><img class="alignleft size-medium wp-image-664" title="13" src="http://almarjan.files.wordpress.com/2009/10/13.jpg?w=166&#038;h=188" alt="13" width="166" height="188" />Demokrasi, demokrasi, demokrasi pasti mati…</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Demokrasi, demokrasi, demokrasi pasti mati…</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Khilafah, Khilafah, akan tegak kembali… </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Khilafah, Khilafah janji Allah yang pasti…</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;">Itulah salah satu yel-yel yang dinyanyikan lebih dari 5000 mahasiswa-mahasiswi Islam dari berbagai perguruan tinggi dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Ambon, Papua, Bali, Madura dan Jawa dalam Kongres Mahasiswa Islam Indonesia (KMII), Ahad (18/10) di depan Basket Hall, Senayan, Jakarta.<span id="more-660"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dengan penuh semangat, dari pagi hingga matahari tepat di atas kepala, mereka berulang kali melompat-lompat menerikan yel tersebut di sela-sela orasi para cendikiawan Muslim diantaranya adalah Fahmi Amhar, Dwi Condro Triono dan Fahmi Luqman di samping orasi dari para perwakilan mahasiswa.</p>
<p style="text-align:justify;">Meskipun tidak turut melompat-lompat, sekitar seribu mahasiswi yang berdiri di sebelah kanan yang terpisah secara tegas dengan barisan mahasiswa, tidak kalah semangatnya, sambil mengangkat tangan terkepal, seirama menerikan yel tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Itulah salah satu ciri yang membedakan mahasiswa Islam dengan mahasiswa sekuler. Sehingga bukan hanya di masjid, barisan laki-laki dan perempuan terpisah. Di lapangan terbuka pun hukum Islam terkait dengan interaksi pria-wanita tetap diamalkan. Sehingga campur baur yang biasa terjadi dikalangan mahasiswa sekuler, tidak akan ditemukan dalam kelompok mahasiswa yang menjunjung tinggi syariah Islam.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tonggak Perubahan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kongres yang diselenggarakan Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) tersebut ialah sebagai koreksi atas pergerakan mahasiswa yang selama ini ada. Kongres menilai pergerakan mahasiswa yang ada selama ini lebih bersifat pragmatis dan demi kepentingan sesaat.</p>
<p style="text-align:justify;">Fenomena itu bisa dilihat dari berbagai angkatan termasuk mahasiswa angkatan ’98 maupun ’66. Demi kepentingan perut semata mereka berebut kursi kekuasaan mengorbankan idealisme mereka sendiri ketika masih mahasiswa.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan lebih jauh dari itu, seperti yang dinyatakan Erwin Permana,  Koordinator Badan Eksekutif Nasional BKLDK kepada <em>Media Umat </em>di sela-sela kongres, KMII ini merupakan koreksi total terhadap Sumpah Pemuda yang dilaksanakan pada 28 Oktober 1928 lalu.</p>
<p style="text-align:justify;">KMII ini merupakan momentum dan tonggak perubahan sejarah mahasiswa atau pemuda kelak. “Kita bisa mengambil pelajaran dari Sumpah Pemuda 1928, sumpah tersebut dapat membawa arus perubahan dalam pergerakan pemuda untuk lepas dari penjajahan yang ada saat itu,” ujar mahasiswa pasca sarjana UI tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumpah Pemuda mengubah persepsi para pemuda sehingga sadar dan bangkit bersama-sama mengusir penjajah. Namun sayangnya, mereka hanya berhasil mengusir penjajahan militer. Sedangkan penjajahan di bidang lain seperti penjajahan dalam bentuk politik, ekonomi, pergaulan, dan pendidikan masih terus berlangsung hingga saat ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Itu bukan karena perjuangan mereka yang melanggar sumpah. Tetapi konteks sumpahnya itulah yang bermasalah sehingga mereka hanya berkutat pada perjuangan melawan penjajahan militer.</p>
<p style="text-align:justify;">“Sehingga kalau kita lihat konteks Indonesia kekinian memang penjajahan secara fisik itu tidak ada, tetapi secara ekonomi, politik, budaya, kita dijajah. Mengapa penjajahan non fisik ini tetap ada? Karena memang intelektual kitalah yang dijajah,” ujarnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh karenanya, Erwin menandaskan pemuda sekarang haruslah sadar dan bangkit secara intelektual. Terkait dengan itu, mahasiswa Islamlah yang sudah seharusnya menjadi garda terdepan dan menjadi motor penggerak untuk menyatukan dan membangun visi intelektual menuju Indonesia yang lebih baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Terbebas dari penghambaan terhadap manusia sehingga hanya perintah dan larangan dari Allah SWT saja yang layak diikuti karena memang hanya Allah SWT yang layak disembah seperti yang telah dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi pergerakan mahasiswa Islam ke depan bukanlah perjuangan revolusioner radikal yang memiliki cita-cita pendek dan dangkal yang akan menggantikan sistem yang satu dengan sistem buatan manusia lainnya. Bukan pula perjuangan yang hanya menggantikan penguasa tiran dengan penguasa tiran lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Akan tetapi pergerakan mahasiswa Islam ideologis. Berjuang dengan misi pembebasan umat manusia. Membebaskan manusia dari penyembahan kepada manusia menuju penyembahan kepada Allah, Tuhannya manusia. Membebaskan manusia dari sistem buatan manusia menuju sistem buatan Allah SWT, Tuhan semesta raya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sumpah Mahasiswa</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Semua duduk, hening, khusyu’ saat dibacakan ayat-ayat suci Alquran bahkan menangis ketika dibacakan do’a. Namun sorak sorai kembali membahana ketika mereka meneriakkan, “<em>Allahu Akbar…! Allahu Akbar…! Allahu Akbar…!”</em></p>
<p style="text-align:justify;">Mendekati puncak acara, yakni pembacaan Sumpah Mahasiswa, matahari semakin terik membakar, mendidihkan jiwa muda mereka yang semakin muak dengan sistem kufur yang selama ini diterapkan di Indonesia dan negeri-negeri Muslim lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka selain takbir dan yel Khilafah janji Allah yang pasti, dengan penuh semangat mereka pun meneriakan,<em> </em>“<em>Demokrasi… hancurkan…! Kapitalisme… hancurkan…!”, “Sosialisme… hancurkan…! Komunisme… hancurkan…!”, </em></p>
<p style="text-align:justify;">Mereka pun sangat rindu penerapan syariah Islam secara kaffah dalam naungan Khilafah menggantikan sistem buatan manusia yang selama terbukti secara telak sangat menyengsarakan manusia di dunia ini. Apalagi di akhirat nanti seperti yang telah Allah SWT tegaskan dalam Alquran.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka dengan tubuh yang bermandikan peluh dengan lantang mereka meneriakan, <em>“Syariah… tegakkan…!, Khilafah…Tegakkan…!”.</em> Allahu Akbar… kemudian teriakan <em>“khilafah, khilafah, khilafah…!” </em>bergemuruh.</p>
<p style="text-align:justify;">Tibalah acara puncak, semua peserta mengankat tangan kanannya dan mengacungkan jari telunjuk seraya bersumpah dengan sepenuh jiwa. Membaca serentak lima butir sumpah dan menandatangani sumpah mahasiswa.</p>
<p style="text-align:center;"><strong><img class="aligncenter size-medium wp-image-667" title="20" src="http://almarjan.files.wordpress.com/2009/10/201.jpg?w=300&#038;h=200" alt="20" width="300" height="200" /><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mereka akan terus berjuang tanpa lelah untuk tegaknya syariah Islam dalam naungan Negara Khilafah Islamiyah di Indonesia dan negeri Muslim lainnya secara intelektual dan tanpa kekerasan.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka pun bersumpah dengan sepenuh jiwa bahwa perjuangan itu dilakukan bukan karena sebatas tuntutan sejarah. Namun lebih dari itu. Perjuangan yang mulia tersebut merupakan konsekuensi iman yang mendalam kepada Allah SWT. [<strong> Sumber : Mediaumat.com</strong> <strong>19 Oktober 2009</strong>]</p>
Posted in Berita  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/almarjan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/almarjan.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/almarjan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/almarjan.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/almarjan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/almarjan.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/almarjan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/almarjan.wordpress.com/660/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/almarjan.wordpress.com/660/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/almarjan.wordpress.com/660/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=almarjan.wordpress.com&blog=3224026&post=660&subd=almarjan&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://almarjan.wordpress.com/2009/10/20/5000-mahasiswa-bersumpah-akan-berjuang-menegakkan-negara-khilafah-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8ce9a703a15feb3d8fb8d5a93e3a5c5e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Andi Perdana G</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://almarjan.files.wordpress.com/2009/10/13.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">13</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://almarjan.files.wordpress.com/2009/10/201.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">20</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>