Majelis Ta'lim Al-marjan FPIK IPB

(Al Marjan Islamic Studies Community)

Lomba Menulis Puisi Islami & Training Inspiring Love

Ditulis oleh Admin di/pada 9 Februari 2010

Memasuki Februari, nuansa cinta mulai bertebaran di mana-mana seperti di mall, supermarket, juga media massa, baik media cetak maupun elektronik turut menebarkan kemeriahan menyambut hari yang diperingati tanggal 14 Februari ini. Ya, Valentine’s Day atau disingkat V-Day yang telah menjadi trend terutama bagi kaum muda, bulan ini merupakan bulan untuk mencurahkan kasih sayang dan cinta kepada seseorang yang memang dianggap istimewa. Tak bisa dipungkiri, bahwa cinta saat ini hanya diwujudkan kepada seseorang saja dengan cara yang salah. Bahkan, cinta saat ini mulai disalah artikan, cinta dimaknai sebatas pemenuhan rasa terhadap seseorang.  Tentu pandangan ini sangat berbeda dengan pandangan Islam. Dalam Islam, Jelas bahwa perayaan hari valentine tidak ada dasarnya. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Agenda dakwah kampus | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »

Liberalisasi Agama: Konspirasi Menghancurkan Islam

Ditulis oleh Admin di/pada 30 Januari 2010

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, melalui Paniteranya, menginformasikan dan memberikan panggilan sidang kepada pihak terkait dalam rangka menyelenggarakan sidang Pleno Perkara Nomor 140/PUU-VII/2009 perihal Pengujian Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1965 tentang Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama. Agenda sidang pleno MK yang akan diselenggarakan pada hari Kamis, 04 Februari 2010, pukul 10.00 wib di Gedung MK (mahkamahkonstitusi.go.id), adalah: mendengarkan keterangan Pemerintah, DPR, Saksi/Ahli dari pemohon dan Pemerintah serta Pihak terkait (MUI, KH Hasyim Muzadi dan Prof. DR. H. Din Syamsudin, MA).

Pengujian (judicial review) atas UU ini diajukan oleh 7 LSM dan beberapa gembong yang selama ini ada di garda terdepan dalam menyuarakan Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme. Mereka adalah: IMPARSIAL (Rachland Nashidik), ELSAM (Asmara Nababan), PBHI (Syamsudin Radjab), DEMOS (Anton Pradjasto), Perkumpulan Masyarakat Setara (Hendardi), Desantara Foundation (M. Nur Khoiron), YLBHI (Patra M Zen), dan perorangan Abdurrahman Wahid (alm.), Prof. DR. Musdah Mulia, Prof. M. Dawam Rahardjo dan Maman Imanul Haq. Mereka tergabung dalam AKKBB (Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan).

Usaha kelompok Liberal untuk melakukan gugatan atas UU No 1 PNPS Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama di MK ini sudah digagas sejak 2008 (Okezone, 9/6/08). Keluarnya SKB tiga menteri terkait pelarangan kelompok sesat Ahmadiyah menjadi saat yang bagus bagi mereka untuk melayangkan gugatan ini. Anggapan mereka, SKB yang dikeluarkan Pemerintah mengenai pelarangan berbagai aktivitas Jamaah Ahmadiyah merupakan pelanggaran konstitusi kebebasan beragama dan berkeyakinan dan bahkan diskriminatif terhadap kelompok-kelompok penghayat kepercayaan. Oleh sebab itu, UU No 1 PNPS Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama harus segera diganti. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Opini | Bertanda: , , , | Leave a Comment »

Video Perjuangan

Ditulis oleh Admin di/pada 25 Januari 2010

Adakah kau lupa
Kita pernah berjaya
Adakah kau lupa
Kita pernah berkuasa Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Opini | Leave a Comment »

Ratusan Ribu Mahasiswa Akan Mengadakan Aksi 27 Januari 2010 Untuk “Ganti Rezim & Sistem” Negeri Ini

Ditulis oleh Admin di/pada 21 Januari 2010

Serentak di Kota-kota Besar Indonesia Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Agenda Dakwah Nasional | Bertanda: , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

Membangun Perikanan yang Kompetitif, Berkeadilan, dan Berkelanjutan

Ditulis oleh Admin di/pada 18 Januari 2010

Sebagai bagian integral dari sistem pembangunan nasional, sektor kelautan dan perikanan (KP) harus mampu memberikan kontribusi signifikan bagi terwujudnya cita-cita kemerdekaan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), yakni menjadi bangsa besar yang maju, adil-makmur, dan diridhai Allah SWT. Dalam tataran praktis, cita-cita mulia itu hanya dapat diwujudkan, bila kita sebagai bangsa mampu mengatasi sejumlah permasalahan tepat pada jantungnya dan secara simultan mendayagunakan seluruh potensi pembangunan bagi sebesar-besarnya kemajuan dan kemakmuran bangsa.

Permasalahan utama di bidang ekonomi yang kini dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah masih tingginya jumlah pengangguran dan orang miskin, kesenjangan pendapatan antara kelompok kaya dan miskin yang kian melebar, ketimpangan pembangunan antarwilayah yang semakin besar, kerusakan lingkungan hidup, deindustrilaisasi, dan rendahnya daya saing. Namun, kita tidak boleh pesimis menghadapi sederet permasalahan bangsa tersebut. Pasalnya, Indonesia dikaruniai oleh Allah segala potensi untuk menjadi bangsa besar yang maju dan makmur. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Pengetahuan | Bertanda: , , , , , , | Leave a Comment »

ACFTA-PASAR BEBAS 2010: “BUNUH DIRI EKONOMI INDONESIA”

Ditulis oleh Admin di/pada 15 Januari 2010

Mulai 1 Januari 2010, Indonesia harus membuka pasar dalam negeri secara luas kepada negara-negara ASEAN dan Cina. Sebaliknya, Indonesia dipandang akan mendapatkan kesempatan lebih luas untuk memasuki pasar dalam negeri negara-negara tersebut.

Pembukaan pasar ini merupakan perwujudan dari perjanjian perdagangan bebas antara enam negara anggota ASEAN (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina dan Brunei Darussalam) dengan Cina, yang disebut dengan ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA). Perjanjian ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2002. Pertanyaannya, apakah kebijakan pasar bebas ini akan membawa perubahan nasib rakyat negeri ini yang masih dihimpit dengan kemiskinan?

Pro-Kontra Pasar Bebas ASEAN-Cina

Pihak yang pro menyatakan ACFTA tidak hanya berarti ancaman serbuan produk-produk Cina ke Idonesia, tetapi juga peluang Indonesia untuk meningkatkan ekspor ke Cina dan negara-negara ASEAN. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menegaskan bahwa free trade agreement (FTA) memberikan banyak manfaat bagi ekspor dan penanaman modal di Indonesia (Kompas, 5/1/2010). Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Buletin | Bertanda: , , , | Leave a Comment »

Menjaga Keikhlasan

Ditulis oleh Admin di/pada 12 Januari 2010

Allah SWT berfirman dalam sebuah hadits qudsi (yang artinya): “Akulah yang Mahakaya dari seluruh sekutu. Siapa saja yang beramal dengan menyekutukan Aku di dalamnya, maka Aku akan menyerahkan dirinya kepada sekutunya itu.” (HR Muslim).

Hadits ini terkait dengan tuntutan atas seorang Muslim untuk selalu bersikap ikhlas dalam beramal. Tuntutan ini bersikap tegas sehingga ikhlas hukumnya wajib. Karena itu, ada konsekuensi seseorang yang amalnya tidak ikhlas akan ditolak, bahkan ia dimasukkan ke dalam neraka. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Sesungguhnya orang yang pertama kali akan diadili pada Hari Kiamat adalah para syuhada. Dia akan dihadapkan kepada Allah. Lalu Allah memperlihatkan kenikmatan-Nya kepadanya dan dia pun mengakuinya. Allah kemudian bertanya, ‘Karena apa kamu berbuat demikian (berperang di jalan Allah)?’ Dia menjawab, ‘Saya berperang semata-mata karena-Mu hingga saya gugur sebagai syahid.’ Allah berfirman, ‘Bohong kamu! Kamu berperang karena ingin disebut pahlawan!’ Kemudian diperintahkan agar orang itu diseret wajahnya, lalu dilemparkan ke dalam neraka.’ Selanjutnya, seorang pembelajar, pengajar sekaligus pembaca Alquran dihadapkan kepada-Nya. Allah lalu memperlihatkan nikmat-Nya kepadanya dan dia mengakuinya. Allah lalu bertanya, ‘Karena apa kamu berbuat demikian (belajar, mengajar dan membaca Alquran)?’ Ia menjawab, ‘Saya mempelajari ilmu dan membaca Alquran semata-mata karena-Mu.’ Allah berfirman, ‘Dusta kamu! Kamu mempelajari ilmu supaya disebut ulama dan kamu membaca Alquran supaya disebut qari!’ Kemudian diperintahkan agar orang itu pun diseret wajahnya dan dilemparkan ke dalam neraka. Selanjutnya adalah seseorang yang dikaruniai harta yang banyak oleh Allah. Dia dihadapkan kepada-Nya. Allah lalu memperlihatkan kenikmatan-Nya kepadanya dan dia pun mengakuinya. Kemudian Allah bertanya, ‘Apa yang telah kamu lakukan dengan harta kekayaanmu?’ Dia menjawab, ‘Saya tidak membiarkan satu jalan pun yang pantas diberi infak, kecuali saya menginfakkan harta saya semata-mata karena-Mu.’ Allah berfirman, ‘Kamu dusta! Kamu berbuat demikian agar kamu disebut dermawan dan kamu sudah mendapatkannya!’ Kemudian diperintah-kan agar orang itu pun diseret wajahnya dan dilemparkan ke dalam neraka.’” (HR Muslim). Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam nafsiah | Bertanda: , , , | Leave a Comment »

Keistimewaan Hukum Islam

Ditulis oleh Admin di/pada 9 Januari 2010

Penyebab Kebobrokan

Sering kita bertanya, ada apa dengan negeri ini hingga sulit bagi penduduknya untuk mendapat keadilan? Sedikitnya ada empat penyebab bobroknya hukum di Indonesia:

1. Kedaulatan hukum diserahkan pada manusia.

Sistem hukum di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari sistem demokrasi yang dianutnya, yang menempatkan manusia berada dalam posisi yang setara dengan Tuhan. Dalam sistem ini, manusia memiliki hak untuk membuat hukum dan menentukan halal-haram. Suara mayoritas diagung-agungkan, tak peduli apakah suara mayoritas itu bertentangan dengan hukum Allah ataukah tidak. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Opini | Leave a Comment »

BAHAYA PLURALISME

Ditulis oleh Admin di/pada 8 Januari 2010

Bersamaan dengan meninggalnya Gus Dur (mantan Presiden RI ke-4), isu pluralisme kembali menjadi perbincangan. Selama beberapa hari hampir semua media cetak menjadikan pluralisme sebagai berita utama, baik dikaitkan langsung dengan sosok Gus Dur maupun tidak. Isu pluralisme kembali mencuat terutama setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjuluki Gus Dur sebagai “Bapak Pluralisme” yang patut menjadi teladan bagi seluruh bangsa. (Antara.co.id, 31/12/2009). Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Amien Rais pun menilai Gus Dur sebagai ikon pluralisme (Kompas.com, 2/1/2010).

Kalangan liberal tak ketinggalan. Salah seorang aktivisnya, Zuhairi Misrawi, menulis bahwa dalam rangka memberikan penghormatan terhadap Gus Dur sebagaimana dilakukan oleh Presiden Yudhoyono, akan sangat baik jika MUI mencabut kembali fatwa pengharaman terhadap pluralisme (Kompas.com, 4/1/2010). Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Opini | Leave a Comment »

Sejarah Perayaan Tahun Baru Berbagai Bangsa dan Umat di Dunia

Ditulis oleh Admin di/pada 1 Januari 2010

Perayaan Tahun baru adalah suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Bangsa-bangsa atau umat yang mempunyai kalender tahunan biasanya mempunyai perayaan tahun baru. Tapi apakah semua umat merayakan tahun barunya? Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, kami berusaha menelusuri kembali sejarah perayaan tahun baru berbagai bangsa dan umat di dunia serta hukum merayakannya bagi kaum muslimin.

Perayaan Tahun Baru Umat Yahudi

Agama dan Umat Yahudi merayakan Tahun Baru mereka tidak pada hari ke-1 bulan ke-1 Kalender Ibrani (bulan Nisan), tetapi pada hari ke-1 bulan ke-7 Kalendar Ibrani (bulan Tishrei). Umat Yahudi menyebut Perayaan Tahun Baru mereka dengan nama Rosh Hashanah, yang berarti “Kepala Tahun”. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Opini | Leave a Comment »